SKAL BALI

teman-teman seangkatan ku Haarena di pagi itu kita akan SKAL menuju ke bali sungguh pagi yang membuat kita tak sabar menuju ke bali yang terkenal dengan kekentalan budaya nya. 

Tepatnya jam 9 rombongan mts 8 pun memulai perjalanannya menuju bali tempat yang kita nanti-nanti, perjalananya begitu panjang sangat panjang memakan waktu seharian. Tapi tidak terasa karena perasaan yang sangat gembira ditambah lagi hiburan-hiburan di bus yang membuat perjalanan semakin tidak terasa.  

Di malam yang sunyi karena semua tidur tiba-tiba kita di bangunkan karena sudah sampai di pelabuhan, kami semua pun turun dari bus dan berjalan ke kapal. Sesampainya di kapal rasanya sangat pusing dan mual karena pertama kali menaiki kapal dan arus laut yang sedang kencang . Di saat bingung mencari tempat duduk tiba-tiba saja kapal membunyikan suaranya tanda kapal akan segera berlayar. 

Di malam yang dingin di tambah angin yang sejuk menikmati angin di tepian kapal sembari memikirkan serunya perjalanan di bali sambil memakan kudapan dan tidak lupa berbagi dengan teman. Tiba-tiba saja kapal sudah sampai di bali tidak terasa cepat sekali  kami pun bergegas kembali ke bis dan menggu kapal sampai terparkir. 

Di saat sudah keluar dermaga hati pun menjadi gembira karena sudah sampai ke tujuan yang di idamkan. Singkat cerita sampai lah kamu di kurnia village tempat untuk istirahat sejanak dan membersihkan diri, setelah istirahat sejenak dan sarapan kita pun melanjutkan perjalanan kita di bali

TANAH LOT
 
Destinasi wisata pertama kita di bali
Menikmati pantai dan jangan lupa berfoto dengan bule, disana terdapat beberapa hal menarik seperti banyak nya toko-toko yang menjual pernak-pernik khas bali sampai ada holy snake yang dikisahkan sebagai jelmaan dewa. 
 
Melanjutkan perjalanan di bali kita pun beranjak ke makam Raden mas sepuh untuk ziaroh, perjalanan yang memakan waktu yang singkat.sesampainya di makam kami pun berdoa dan menikmati keindahan alam yang diciptakan oleh Nya. 

Perjalanan pun berlanjut ke pusat oleh² dewata disana kami makan siang dan tidak lupa membeli oleh-oleh khas bali terutama pie susu nya, sesudah belanja di dewata kita pun pergi ke desa Panglipuran untuk melihat desa yang di nobatkan sebagai salah satu desa terbersih. 

Setelah seharian kami jalan-jalan kami pun beranjak ke hotel yang bernama ROFA KUTE HOTEL di hotel pun kami bukanya istirahat tapi bermain seperti anak kecil yang ke girangan karena ini adalah moment terakhir sebelum berpisah dan melanjutkan di sekolah pilihan masing-masing. 
 
Paginya tak lupa mandi dan mengisi perut, kami pun melanjutkan perjalanan ke  raden ayu siti khodijah dan di lanjutkan dengan ibadah di puja mandala tempat dimana tempat ibadah agama-agama resmi di Indonesia di jejer disana kita sholat dan melanjutkan perjalanan ke pantai pandawa. 

Sesampainya di pantai pandawa setelah makan dan bersenang-senang kita pun lanjut ke hal yang kurang rasanya jika ke bali tapi tidak lihat yang satu ini, ialah tari kecak. Kami pun segera ke pantai melasti untuk menyaksikan tari kecak yang sangat membuat perasaan ini, setelah sampai kita menunggu kurang lebih satu jam di kala menunggu kami berfoto bermain dan tidak lupa menikmati keindahan pantai melasti. sudah saatnya untuk melihat tari kecak semua pun jalan perlahan sambil melihat pemandangan berjalan ke tempat tari kecak. 

Tari kecak pun di mulai pergantian dari ashar ke maghrib sungguh memberikan 
Suatu ke indahan tersendiri antara tari kecak dan langit, sungguh pertunjukan yang spektakuler dan tidak akan  bisa dilupakan,setelah melihat pertunjukan yang tidak bisa dilupakan pun kita kembali ke hotel untuk istirahat.

Keesokan harinya adalah hari terakhir kita di bali kita pun berkemas untuk check out dari hotel dan memastikan tidak ada barang yang tertinggal kecuali kenangan. Setelah check out kita pun pergi ke pusat oleh-oleh yang sangat identik dengan joger tak lain dan tak bukan ialah joger, disana terkenal mahal tapi setara dengan kualitas produknya apalagi kualitas kata-kata nya. 

Setelah dari joger kita lanjut ke rumah makan sarah untuk makan siang dan megisi tenaga untuk jalan-jalan di candi bedugul. Candi yang terkenal dengan ke asri nya dan ke indahanya disana tempat yang berasa bukan di dunia saking indah nya tanaman dan candi-candi nya di jaga kebersihanya agar para pengunjung nyaman mengunjungi nya. 

Setalah mengunjungi tempat yang indah tersebut kita melanjutkan perjalanan ke oleh-oleh krisna yang menjadi tempat oleh-oleh terkahir sebelum meninggalkan bali, sesudah belanja kita pergi ke rumah makan kenanga untuk mengisi tenaga agar kuat meninggalkan bali,setalah makan malam terakhir rombongan mts 8 pun menuju pelabuhan gilimanuk untuk nyebrang ke kediri. 

BALI
Sungguh kenangan yang tidak bisa kau lupakan 













Comments